Arsip Blog

Minggu, 14 Februari 2010

Mengenal Elemen Pendukung Kehidupan ( eps II )

BAB II. Uraian Tiap-Tiap Elemen

1. Elemen Air

A. Wujud Air

Menurut bentuk terjadinya air dapat kita lihat dalam 3 wujud a.l yaitu : padat, cair, dan gas. Berikut akan dijabarkan contoh kejadian dari pada  wujudnya :
  • Cairan merupakan bentuk dasar dari air dimana wujud ini dapat disebabkan oleh terjadinya hujan ataupun berasal dari bongkahan batu es yang dipanaskan.
  • Padat dengan contoh wujudnya yaitu air yang membeku hingga spt batu biasa kita sebut dengan kata "es". Terjadi disebabkan pendinginan suhu dibawah 0 derajat celcius. 
  • Gas air terjadi bila bongkahan es ataupun cairan yang dipanaskan lama kelamaan akan berubah menjadi uap air. Uap inilah air yang disebut berbentuk gas.

B. Sifat Air

Dari ketiga wujud air seperti disebut di atas selanjutnya kita akan mengenal bagaimana sifat-sifat air setelah memperhatikan beberapa kejadian alam yang berkaitan dengan air. Berikut ini adalah sifat-sifat air menurut kejadiannya :
Pada dasarnya air tidak mempunyai warna biasa kita sebut berwarna bening dan kalaupun suatu cairan dapat berwarna ini lebih disebabkan oleh tercampurnya dari beragam zat berwarna yang dapat larut pada air sehingga membuat air itu berwarna.
* Pasif air (deffense and survive)
Air atau zat cair bersifat melarutkan atau secara teori kejadian kimia menjadi alat pengikat zat-zat yang tercampur dengannya hingga dapat menyatu menghasilkan sesuatu yang berbeda dari wujud aslinya, salah satu contohnya seperti terjadinya air teh yaitu campuran air (bening) dan daun teh olahan (coklat kemerahan) akan membuat air yang bening berubah warna menjadi coklat kemerahan seperti warna daun teh olahan tersebut,  kejadian ini bisa disimpulkan warna pada air tergantung pada bahan apa yang dilarutkan pada air yang dicampurkan. Sifat ini membuat air ataupun zat cair menjadi sangat mudah berubah-ubah sesuai apa yang melarutinya. Ini semacam suatu daya adaptasi terhadap apa yang datang untuk diterima dan diresapkan hingga larut seperti tak berjarak pisah untuk kemudian menampilkan sesuatu yang baru.
* Aktif air (revolution and evolution attack)
Air atau zat cair bergerak mengikuti tempat yang lebih rendah dari sebelumnya atau bisa dikatakan air bergerak karena adanya grafitasi bumi dan kemudian akan memuai sesuai wujud daripada wadah yang dilewati atau yang menampung air ataupun zat cair tersebut. Dan dalam pergerakan tersebut air ataupun zat cair itu terjadi gesekan-gesekan yang akan membuat aus (terkikis) apapun yang dilewatinya baik secara lambat ataupun cepat tergantung pada volume air dan intensitas kejadiannya.

Dialah yang menurunkan air dari langit untuk minuman dan menyuburkan tumbuh-tumbuhan untuk makanan ternakmu. Ia menumbuhkan untukmu berbagai tanaman, zaitun, korma, dan anggur, dan berbagai macam buah-buahan. Sungguh dalam kejadian itu terdapat bukti bagi orang yang berpikir. (QS An-Nahl [16]: 10-11) 


Demikian vitalnya air bagi kehidupan ini sesuai dengan ayat tersebut diatas dan untuk itu mari kita sama-sama mensyukurinya sebagai nikmat dari Allah dengan mempertanggung jawabkan penggunaannya di kehidupan kita masing-masing demi kepentingan makhluk hidup di muka bumi ini.


C. Energi Air

Setelah mengenal beberapa sifat-sifat air kini mari kita memanfaatkan sifat air tersebut menjadi sebuah energi dengan maksud memaksimalkan keberadaan air sebagai pendukung kehidupan makhluk hidup di muka bumi tempat kita menjalani kehidupan ini. 

Jika diingat sifat air yang bergerak mengikuti grafitasi bumi maka arahnya jelas akan selalu menuju ke arah yang lebih rendah dari keberadaan awal air tersebut. Sebagai contoh penggunaan energi air bisa kita lihat banyak orang yang membuat kincir air. Dengan membuat kincir air berada dibawah pancuran sumber air yang bergerak konstan membuat kincir tersebut berputar sehingga menghasilkan pusaran energi yang kemudian diolah menjadi tenaga listrik. Kemudian kita juga bisa melihat energi air dalam bentuk lainnya seperti uap. Energi ini dihasilkan setelah proses pemanasan air. Dimana air yang dipanaskan akan memuai menjadi butiran-butiran uap air. Dikarenakan gerakan memuai ini timbullah tekanan pada sekitarnya dan dari tekanan tsb kemudian diarahkan pada jalur-jalur fokus yang ingin digerakkan. 


Pada manusia energi air dapat diciptakan melalui olah pernafasan dan meresapi makna sifat-sifat air seperti :
- Bergerak sesuai grafitasi - gerak dinamis merujuk wadahnya menimbulkan daya tekanan
- Memuai bila dipanaskan - gerak dinamis meluas tanpa batas menimbulkan daya angkat.
- Melarutkan ( pusaran )   - gerak statis menimbulkan daya tarikan

Demikian penjabaran tentang air sepengetahuan yang pernah aku telusuri dan dengan pemahaman ini semoga semakin membuat kita manusia memahami bagaimana mensyukuri keberadaan air dengan memanfaatkannya selaras dengan komposisi alam sekitar kita demi menjaga keseimbangan berlangsungnya berkah kehidupan rahmat Allah kepada kita manusia sebagai khalifah di muka bumi ini. Amiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar